Photobucket

Friday, July 2, 2010

Daun Besar

Bicara Hati :: ♥ HeRWaNa HeRMan ♥ On 7:53 PM 3 comments


Pada sebatang pohon kecil, hiduplah beberapa daun yang tumbuh bersama. Di antara daun² tersebut terdapat sebuah daun yang sangat besar dan kuat. Daun itu diagung²kan kerana kekuatannya. Dialah yang dianggap pelindung bagi daun-daun lainnya dari badai, hujan, panas matahari yang terik, dan bahaya lainnya.


Suatu ketika datanglah musim kemarau yang panjang. Daun² di pohon kecil itu mulai layu kerana tidak mendapat air dan makanan.

Daun besar yang tadinya kuat dan besar mulai terlihat keriput. Ia berusaha melindungi daun² lainnya dari matahari yang bersinar sangat terik sehingga daun² sahabatnya itu kian layu. Hari berganti hari, daun besar itu sudah sampai pada puncak usahanya. Ia mulai terkoyak sehingga sinar matahari mulai menembusnya. Ia mulai kehilangan kekuatannya dan daun² lainnya pun sudah mulai mengabaikannya kerana ia tidak kuat lagi seperti dulu.


Beberapa hari kemudian daun besar itu merasa tidak kuat lagi akhirnya ia berkata kepada teman²nya:


“Teman², aku tidak lagi mempunyai kekuatan untuk melindungi kalian, aku akan gugur. Selamat tinggal.”

Setelah berkata demikian akhirnya daun besar itu pun gugurlah. Musim kemarau terus berlanjut, daun² di pohon kecil itu saling bertahan untuk hidup. Mereka sama sekali sudah melupakan daun besar yang telah berjasa melindungi mereka sehingga mereka dapat bertahan sampai sekarang.

Musim kemarau tidak juga berakhir. Daun² di pohon kecil itu sudah mulai kehilangan harapan.

Mereka merasa sangat kelaparan, kehausan dan akan mati. Di saat mereka putus asa, tiba tiba dirasakan adanya air dan makanan dari tanah. Mereka kehairanan dengan keajaiban itu. Setelah lama mencari², mereka menyedarinya. Mereka melihat daun besar itu sudah membusuk dan menghasilkan air dan sari makanan bagi mereka. Akhirnya dengan air dan sari makanan dari daun besar tadi, daun daun di pohon kecil itu berhasil bertahan sampai musim hujan datang.

Daun² di pohon kecil itu sangat menyesal kerana telah melupakan daun besar itu. Padahal sampai akhir hayatnya daun besar itu tetap menjadi pahlawan bagi daun² lainnya.

Renungan bagi kita,

Janganlah menilai seseorang dengan penampilan dan kekuatannya.

Tuhan memberikan bantuan kepada kita melalui siapa saja bahkan melalui orang yang kita anggap telah jatuh dan hina.

Ingatlah rencana Tuhan itu ajaib dan tidak pandang bulu terhadap semua hambanya.


3 123 Bingkisan Sahabat:

Cikgu her, comel cerita cikgu ni, tp kan,tang daun tu buat aku tersenyum jap, sehelai daun la her, bukan sebuah daun, heheheee...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...