Saturday, August 27, 2011

Ku Ingin Cinta Bersemi Di Bulan Syawal

Bicara Hati :: ♥ HeRWaNa HeRMan ♥ On 9:44 AM No comments



Bingkisan Aidilfitri Sebelum Menjelang

“Kulihat kaumku tak lagi punya cinta, mereka putuskan setiap ikatan & hubungan, mereka perlihatkan sikap bermusuhan & cercaan, mereka taati perintah musuh yg tak mahu diminta pertanggungjawaban.”

Itulah sepenggal syair yg diungkapkan bapa saudara Rasulullah s.a.w, Abu Thalib, ketika melihat keadaan kaum Quraisy yg memusuhi Nabi Muhammad s.a.w. 

Jika kita cuba menilik sejenak dgn keadaan kita saat ini, mungkin barisan catatan kelam peribadi kita secara tidak langsung mulai dekat dgn keadaan kaum Quraisy pd saat itu. 

Betapa banyak saudara kandung yg membenci saudaranya hingga saling membunuh, berapa anak durhaka yg menghina org tuanya, ribuan sahabat yg berubah menjadi musuh & sebagainya. 

Renungan mendalam seharusnya mampu kita hadirkan di relung jiwa & hati kita, apakah ucapan & perbuatan kita tidak menyakiti saudara, teman, sahabat bahkan orang tua? 

Mungkin hanya sekadar sekelumit tipis yg mungkin didapatkan drpd pandangan fana ini jika tidak ada rasa berlandaskan keimanan. Gambaran yg tidak mampu menggoncangkan hati & jiwa utk penyesalan perbuatan.

Hanya seseorang yg memiliki cinta Illahi yg tulus & jujur utk menyikapi kekurangan setiap manusia dgn kasih sayangnya. Kasih sayang ini hanya di dapati jika hamba tersebut mengenal Sang Pemilik Cinta sesungguhnya, mengenal-Nya dgn keilmuan yg mantap sehingga mampu memberikan yg terbaik utk perjuangan cinta kepada-Nya, sehingga ia akan mampu merenggut dengan sempurna manisnya keimanan.

Dari Anas r.a dari Nabi s.a.w telah bersabda:
"Tiga perkara yg apabila terdapat pd diri seseorang, nescaya ia akan merasakan manisnya iman, iaitu: 


✔ hendaknya Allah & rasul-Nya lebih dicintainya drpd yg lain. 


✔ Hendaklah bila ia mencintai seseorang semata² krn Allah. 


✔ Hendaklah ia benci utk kembali kpd kekafiran sebagaimana ia benci kalau akan dicampakkan ke dlm api neraka."[HR. Bukhari]

Dlm hari² kemenangan di Syawal ini, sudah selayaknya kita membuktikan cinta Fitri ini kpd Allah semata², agar ia menggeliat memekarkan bunga ketakwaan semerbak kasturi yg mewangikan ayat² kauniyah-Nya di Alam raya. 

Sungguh, tentangan terberat utk menumbuh kembangkan cinta suci ini adalah peribadi kita yg enggan merehatkan jiwa dr kecintaannya terhadap dunia. 

Kerana itu, mari kita merevolusikan cinta kita demi mendapat kemenangan hakiki di bulan kemenangan ini, iaitu dgn meraih cinta-Nya yg abadi. Awali dia dgn merayu-Nya melalui lantunan bacaan surah² cinta-Nya kpd kita di Al Qur’an. 

Kemudian tetapkanlah di tiap² malam yg dimiliki dgn menghidupkan kembali dgn qiamullail yg terasa nikmat bagi mukhlisin. Sehingga di siang harinya kita menjadi mukmin kuat yg lebih Allah sukai dibandingkan hamba-nya yg lain. 

Dan amalan inilah yg akan membeningkan hati kita di hari kemenangan Syawal sebenarnya, inilah kenikmatan hidup yg sesungguhnya.

Hasan Al-Bashri melukiskan kenikmatan yg akan didapati seorang hamba yg memiliki kebeningan hati ini dlm ungkapan: 
“Tak ada lagi yang tersisa dari kenikmatan hidup, kecuali tiga hal.


 Pertama, saudara yg selalu kau dapatkan kebaikannya; bila engkau menyimpang ia akan meluruskanmu. 


Kedua, solat dlm keterhimpunan (jasad, hati & fikiran), kau terlindungi dari melupakannya & kau penuh meliputi ganjarannya. 


Ketiga, cukuplah kebahagiaan hidup dicapai, bila kelak tidak ada seorang pun punya celah menuntutmu di hari kiamat.”

Wallahu a'lam..

27 Ramadhan 1432H
Ramadhan Kareem, Allahu Akram

0 123 Bingkisan Sahabat:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...